Sangihe Fokuslinenews - Meski kondisi keuangan daerah terbilang seret, namun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap berkomitmen untuk membayar utang pokok dan bunga pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sudah tertata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, senilai Rp 40,55 Miliar.
Hal itu dikemukakan Bupati Michael Thungari, saat menyampaikan pengantar Ranperda dan Nota Keuangan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Sangihe, yang digelar di ruang rapat Gedung Dewan Sangihe, Selasa (25/11/25).
Bupati menegaskan jika pemerintah daerah akan memprioritaskan belanja-belanja wajib dan mengikat, termasuk pembayaran pokok utang dan bunga pinjaman PEN, yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah menetapkan prioritas belanja yang mengutamakan pemenuhan belanja wajib, mengikat dan mendesak, salah satunya pembayaran pokok utang dan bunga pinjaman dana PEN,” ujar Thungari.
Tercatat dalam dokumen nota keuangan, pemerintah daerah mengalokasikan Rp 40,55 miliar untuk pembayaran pokok utang dan bunga pinjaman dana PEN pada tahun anggaran 2026. Dimana anggarannya dimasukkan dalam pos pengeluaran pembiayaan, sementara penerimaan pembiayaan daerah diestimasi berasal dari SILPA 2025 sebesar Rp15,94 miliar.
“Dengan komposisi demikian, maka pemerintah daerah memastikan skema pembayaran utang tetap berjalan meski kondisi fiskal mengalami tekanan akibat pengurangan transfer ke daerah dari pemerintah pusat,” papar Bupati.
Ia mengatakan, dengan dikuranginya alokasi transfer ke daerah oleh Kementerian Keuangan berdampak pada penyusunan APBD 2026 menghadapi tekanan defisit signifikan. Bahkan dengan kondisi tersebut membuat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menerapkan efisiensi ketat di semua sektor.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan harapannya semoga kebijakan pemerintah pusat ini bisa ada perubahannya sehingga kebutuhan anggaran untuk Sangihe pada Tahun Anggaran 2026 dapat terakomodir secara merata.
Diakhir sambutannya, Bupati berharap pembahasan bersama dengan pihak Legislatif akan menghasilkan keputusan terbaik yang tetap berpihak pada masyarakat dan pembangunan daerah (dys)

0 comentários:
Posting Komentar