Sangihe Fokuslinenews - Sekertaris daerah Sangihe Melanchton Harry Wolff, ST, M , secara resmi membuka pergelaran seni dan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilaksanakan di Taman Kota Tahuna, Kecamatan Tahuna Timur, (28/1/26).
Hal tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe sekaligus perayaan pesta adat Tulude.
Sekda Melanchton Harry Wolf mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kegiatan tersebut dapat terlaksana meskipun di tengah berbagai keterbatasan
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya bazar UMKM. Pemerintah daerah, kata Wolff
Lanjutnya "UMK merupakan fondasi utama pergerakan ekonomi masyarakat dan menjadi bagian penting dari ekonomi inklusif. Kontribusi UMK terhadap perekonomian daerah memang masih relatif kecil, namun pertumbuhannya dari tahun ke tahun menunjukkan tren yang positif,” ucapnya.
Berdasarkan data yang disampaikan, sektor UMK saat ini menyumbang sekitar 0,62 persen atau kurang lebih Rp34 miliar per tahun terhadap perputaran ekonomi daerah. Meski demikian, sektor tersebut telah masuk dalam tiga besar penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) daerah dan diharapkan terus meningkat melalui kolaborasi lintas sektor.
Sekda juga berharap sinergi antara Dinas Koperasi dan UMK, Dinas Pariwisata, serta perangkat daerah lainnya dapat semakin diperkuat guna mendukung pengembangan UMK di Kepulauan Sangihe.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para pelaku UMK serta komunitas yang secara konsisten mendukung berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah,” tambahnya.
Selain itu, Sekda turut menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Bank Indonesia yang memberikan dukungan melalui kolaborasi program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Program tersebut akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan ke depan, termasuk penerapan transaksi elektronik yang dijadwalkan pada 30 Januari 2026.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan saran dan masukan demi keberlanjutan kegiatan serupa di masa mendatang, sehingga pelaksanaan bazar UMKM dapat berjalan semakin optimal.
Kegiatan pembukaan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bank Indonesia, pejabat tinggi pratama, para kepala bagian, serta undangan lainnya. (dys)

0 comentários:
Posting Komentar