Daya Murni, Tumijajar Tulang bawang barat - FokuslineNews.com — Pembangunan Grai KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) di Tiyuh Daya Murni menuai kekecewaan dan sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, pembangunan tersebut menggunakan lahan lapangan umum yang selama ini menjadi satu-satunya sarana olahraga dan ruang bermain bagi warga, khususnya anak-anak.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewa dan keberatannya atas alih fungsi lapangan tersebut. Menurutnya, keputusan pembangunan dinilai tidak mempertimbangkan kepentingan masyarakat secara luas.
“Lapangan ini dulu dipakai masyarakat dan anak-anak untuk olahraga dan kegiatan positif. Sekarang malah dialihfungsikan tanpa ada solusi pengganti. Kami merasa tidak didengar,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Warga menilai pembangunan Grai KDMP terkesan dipaksakan dan minim transparansi, terutama terkait sosialisasi kepada masyarakat serta kejelasan penyediaan fasilitas umum pengganti. Mereka khawatir, hilangnya ruang terbuka publik akan berdampak buruk terhadap aktivitas sosial dan perkembangan anak-anak di lingkungan tersebut.
Masyarakat Daya Murni mendesak instansi terkait dan pihak pengelola pembangunan agar bertanggung jawab serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Warga juga meminta agar pemerintah desa dan pihak terkait segera mengevaluasi kebijakan tersebut dan mencari solusi yang adil, termasuk menyediakan lapangan pengganti yang layak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media belum mendapatkan klarifikasi maupun tanggapan resmi dari instansi terkait maupun pengelola Grai KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) terkait polemik dan keluhan masyarakat tersebut.
[Ferry.R]
0 comentários:
Posting Komentar